Tanjungpinang, 29 Mei 2026 – Menjelang akhir bulan Mei, SMP Negeri 1 Tanjungpinang kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah Adiwiyata melalui aksi edukasi yang masif. Hari ini, seluruh warga sekolah—mulai dari kepala sekolah, guru, staf tata usaha, hingga seluruh siswa—berkumpul dan bergerak bersama dalam kegiatan Kampanye Lingkungan Hidup.
Kampanye ini bertujuan untuk menyegarkan kembali kesadaran warga sekolah mengenai pentingnya menjaga kelestarian bumi dari hal-hal kecil di sekitar kita. Ada tiga fokus utama yang disuarakan dalam kampanye kali ini: gerakan hemat air, bijak berlistrik, dan konsistensi dalam pemilahan sampah. Selain itu, menyambut Hari Raya Iduladha yang akan datang, sekolah juga memberikan edukasi khusus mengenai pelaksanaan kurban yang bersih dan ramah lingkungan.
Tiga Pilar Kampanye Adiwiyata Sekolah
Melalui orasi kreatif, poster edukatif, dan sosialisasi langsung di lingkungan sekolah, para Kader Adiwiyata menyampaikan poin-poin penting berikut:
- Gerakan Hemat Air: Mengajak seluruh warga sekolah untuk selalu menutup kran air dengan rapat setelah digunakan dan menggunakan air secukupnya demi menjaga cadangan air tanah.
- Bijak Menggunakan Listrik: Menggalakkan budaya mematikan lampu dan kipas angin kelas saat ruangan tidak digunakan, serta mencabut perangkat elektronik yang sedang standby untuk mengurangi emisi karbon.
- Pemilahan Sampah dari Sumbernya: Mengingatkan kembali pentingnya membuang sampah sesuai jenisnya (organik, anorganik, dan B3) pada tempat yang telah disediakan agar mempermudah proses daur ulang.

Seruan Khusus: Iduladha Bersih dan Minim Sampah plastik
Mengingat momen Hari Raya Kurban (Iduladha) yang sudah semakin dekat, kampanye ini juga menyisipkan pesan krusial mengenai pelaksanaan kurban yang ramah lingkungan (Green Qurban).
Siswa dan seluruh warga sekolah diimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan tempat pemotongan hewan kurban kelak. Beberapa poin yang ditekankan antara lain:
- Mengurangi Kantong Plastik Sekali Pakai: Mengajak warga sekolah dan panitia kurban nantinya untuk menggunakan wadah alternatif yang ramah lingkungan saat membagikan daging kurban, seperti besek bambu atau daun pisang.
- Menjaga Kebersihan Area Kurban: Memastikan tidak ada limbah kurban yang dibuang sembarangan ke selokan atau fasilitas umum, serta langsung membersihkan area setelah kegiatan selesai agar tidak menimbulkan bau dan sarang penyakit.
Bersama Menjaga Bumi
Kepala SMP Negeri 1 Tanjungpinang menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas antusiasme seluruh warga sekolah dalam kampanye ini. Diharapkan, apa yang dikampanyekan hari ini tidak hanya menjadi slogan semata, melainkan menjadi gaya hidup (lifestyle) yang terus diterapkan, baik di lingkungan sekolah, di rumah, maupun saat merayakan hari besar keagamaan di lingkungan masyarakat.
Mari kita buktikan bahwa SMP Negeri 1 Tanjungpinang adalah pelopor generasi muda yang cerdas, berprestasi, dan berbudaya lingkungan!
