Langit cerah mengiringi semangat baru di halaman SMP Negeri 1 Tanjungpinang. Suasana pagi itu terasa istimewa karena Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, hadir memimpin upacara bendera sekaligus membuka secara resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026.
Dalam prosesi yang sarat makna tersebut, Raja Ariza secara langsung menyematkan tanda peserta MPLS kepada perwakilan siswa baru. Penyematan itu menjadi simbol dimulainya perjalanan mereka sebagai bagian dari keluarga besar SMPN 1.
“Hari pertama sekolah adalah momen yang penuh makna, khususnya bagi kalian, siswa kelas VII. Hari ini adalah awal dari cerita baru dalam hidup kalian, penuh tantangan, pengalaman, dan kesempatan untuk tumbuh menjadi pribadi yang hebat,” ucap Raja Ariza dengan penuh semangat dalam sambutannya.

Lebih dari sekadar pembukaan MPLS, momentum ini juga menjadi saksi sejarah baru: penggabungan resmi SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 3 Tanjungpinang.
“Mulai hari ini, seluruh siswa baru, termasuk yang sebelumnya terdaftar di SMPN 3, telah resmi menjadi bagian dari SMP Negeri 1 Tanjungpinang,” lanjut beliau. Dengan penggabungan ini, total siswa di SMPN 1 kini mencapai 348 orang, terdiri dari 247 siswa asal SMPN 1 dan 101 siswa dari SMPN 3.
Raja Ariza pun berpesan kepada siswa kelas VIII dan IX untuk menjadi panutan yang baik bagi adik-adik kelas VII yang sedang menapaki babak baru kehidupan sekolah mereka.
“Bimbing mereka dengan kasih, beri contoh lewat tindakan. Sekolah ini adalah rumah kita bersama,” ujarnya menutup sambutan.
MPLS tahun ini bukan sekadar orientasi, tapi juga momen menyatukan semangat, membangun budaya positif, dan menumbuhkan rasa memiliki di tengah perubahan. Sebuah awal yang menjanjikan bagi SMPN 1 Tanjungpinang dalam menapaki masa depan pendidikan yang lebih inklusif dan berdaya.